Ustad Endro Dwi Hatmanto, Ph.D. selaku pemateri pada pengajian rutin Ahad Pagi PRM Bangunjiwo Barat di Masjid Al Yakin Ngentak Bangunjiwo, Ahad 13/04/25. Pada kesempatan tersebut ustad Endro antara lain menyampaikan filosofi Kupat (Ngaku Lepat- mengakui kesalahan) dan laku papat (bahasa jawa) yaitu Lebaran, Leburan, Laburan, dan Luberan. Disampaikan bahwa Lebaran bermakna berakhirnya bulan suci Ramadhan dan mulainya Idulfitri. Leburan, bermakna melebur dosa. Momen untuk saling memaafkan dan melebur dosa serta kesalahan yang terjadi. Laburan, bermakna menjaga kesucian hati dan jiwa setelah saling memaafkan. Luberan, bermakna berbagi. Menunjukkan rasa syukur dengan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Selanjutnya disampaikan bentuk kupat segi empat melambangkan ‘kiblat papat limo pancer’ yang bermakna empat mata arah angin dan satu pusat. Melambangkan bahwa kemanapun manusia itu berjalan, pasti menuju satu arah yaitu Allah Sang Khalik. Ditambahkan juga, mengenai bulan peningkatan ibadah setelah Ramadhan berakhir. Diharapkan masjid dapat terus dimakmurkan dengan kegiatan ibadah. Ditekankan utamanya kepada generasi muda yang akan melanjutkan dakwah pada masa yang akan datang. Selain itu juga disampaikan respon adanya permasalahan korupsi. Ustad berpesan dengan senantiasa menjaga integritas dan menjaga sholat dengan benar. Yaitu, sholat yang bisa mencegah fahisyah (perbuatan keji) dan mungkar. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اُتْلُ مَاۤ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ ۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَا لْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗ وَا للّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(QS. Al-‘Ankabut 29: Ayat 45).
