Goweser Sinten Remen Yogyakarta bersama Goweser Gocapan Mojokerto Gelar Gowes Bareng, Kunjungi Wisata Dalam Kota Yogyakarta

Start gowes bareng antara Komunitas Gowes ‘Sinten Remen’ Yogyakarta bersama Komunitas Gowes ‘Gocapan’ Mojokerto dari halaman Gedung Keuangan Negara Yogyakarta, Ahad 29/06/25.

Kebetulan rombongan goweser Mojokerto yang berjumlah 15 orang tersebut bermalam di Mess Gedung Keuangan Negara (GKN) Jalan Kusumanegara Yogyakarta. Yang terletak di belakang GKN dan bisa disewa untuk umum, sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Selanjutnya melalui Stadion Mandala Krida, Lempuyangan, Stadion Kridosono, Mess Anggaran Yogyakarta dan berhenti di Tugu Pal Putih. Memanfaatkan salah satu iKON Yogyakarta. Selain foto bersama, pada kesempatan jeda tersebut, juga diadakan doa bersama dan penyerahan cinderamata dari Ketua Gocapan Mojokerto, Bapak Supriyanto kepada Ketua I PPKBJ Yogyakarta, Bapak Djoko Wihantoro.

Selanjutnya menuju kawasan Titik Nol Km dan berfoto bersama di depan Gedung Agung dan Benteng Vredeburg. Salah satu tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Setelah itu menuju kawasan Keraton Yogyakarta dan Tamansari Yogyakarta.

Penuh pengalaman tersendiri, mengingat goweser diajak memasuki beberapa fasilitas Keraton Yogyakarta yang jarang dikunjungi oleh umum, yaitu Sasana Gladhen Kawedanan Keprajuritan Keraton Yogyakarta.

Foto bersama di depan pintu masuk ‘urung-urung’ Tamansari

Demikian juga pada saat di Tamansari, goweser diajak memasuki terowongan bawah tanah yang dikenal dengan ‘urung-urung’.

Gowes bareng diakhiri dengan sarapan di Stadion Kridosono, sambil menikmati musik yang ada. Beberapa peseta ikut menyumbangkan suaranya. Diharapkan melalui gowes bareng tersebut sebagai ikhtiar bersama menjaga kesehatan, sekaligus ajang silaturahmi sesama purna karya.

Sarapan bersama di barat Stadion Kridosono

PPKBJ Yogyakarta Sambut Goweser Mojokerto di Kopi Bulak Pari Kasongan

Bertempat di Cafe Kopi Bulak Pari Kasongan Bangunjiwo Kasihan Bantul, telah diadakan penyambutan kehadiran rombongan goweser Mojokerto ‘Gocapan’, Sabtu malam 28/06/25.

Acara yang digelar secara santai tersebut, sambil diselingi gitar akustik. Acara penyambutan dipandu Sekretaris I, Bapak Suraji. Dilanjutkan sambutan Ketua I PPKBJ Yogyakarta, Bapak Djoko Wihantoro. Selain mengucapkan selamat datang kepada rombongan juga menyampaikan beberapa kegiatan pensiunan DJA/DJPb Yogyakarta.

Sambutan selanjutnya oleh Kepala KPPN Mojokerto, Bapak Junaedi yang ikut hadir sekaligus akan memasuki purna tugas mulai 1 Juli 2025.

Ketua Gocapan Bapak Supriyanto pada kesempatan tersebut juga menyampaikan sambutan. Menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang diselenggarakan. Dan berharap bisa mengadakan kunjungan balasan ke Mojokerto.

Anggota Vokal Ria PPKBJ Yogyakarta yang dipimpin oleh Bapak Joko Gumantiyono ikut memeriahkan malam keakraban tersebut, dengan menampilkan beberapa buah lagu. Demikian juga peserta gowes Gocapan Mojokerto juga tidak kalah menampilkan suara emasnya.

Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi ‘seduluran sak lawase’.

Foto bersama selesai acara penyambutan Goweser “Gocapan Mojokerto oleh Pengurus PPKBJ Yogyakarta

Pengurus PPKBJ Yogyakarta Survei Panti Calon Penerima Kegiatan Bakti Sosial

Menindaklanjuti hasil rapat pengurus PPKBJ Yogyakarta, hari ini mengunjungi beberapa tempat yang diusulkan oleh Ketua Kelompok Wilayah Pensiunan DJA/DJPb, Selasa 17/06/25.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua I, Bapak Djoko Wihantoro diikuti oleh seluruh pengurus yang berjumlah 7 orang. Lokasi pertama yang dikunjungi yaitu Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri. Yang beralamat di Sambilegi, Maguwoharjo, Sleman. Alhamdulillah bisa bertemu langsung dengan pengelola panti tersebut dan mendapatkan penjelasan secara lengkap kondisi panti.

Foto bersama Pengelola Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri

Selanjutnya diteruskan ke Pondok Pesantren Yatim Piatu Dhuafa Darul Fatihah Gulon Rt 04, Tuleng, Srihardono, Kec. Pundong, Kabupaten Bantul. Pada kesempatan tersebut juga bertemu dengan pimpinan ponpes dan mendapatkan penjelasan yang memadai.

Kunjungan terakhir hari itu di Yayasan Guyub Rukun Sejahtera di Jalan Parangtritis Km 11,5 Dawang Dk. Manding RT 12 Sabdodadi Bantul. Pada kesempatan tersebut diterima oleh salah satu pengurus memberikan penjelasan.

Diharapkan dengan telah dilakukan survei tersebut, sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan bakti sosial PPKBJ Yogyakarta Tahun 2025.

Pengurus PPKBJ Yogyakarta melanjutkan mengunjungi Panti Anak Yatim Muhammadiyah Kriyanan Wates, Rabu 18/06/25.

Kunjungan tersebut dalam rangka survei calon tempat kegiatan bakti sosial PPKBJ Yogyakarta tahun 2025. Kunjungan dipimpin oleh Ketua II, Bapak Sutadji bersama 5 orang pengurus dan pengawas.

Sesampainya di PAY Muhammadiyah Kriyanan, diterima salah satu pengasuh panti, dan mendapatkan data profil singkat yang diperlukan.

Foto bersama dengan Pengasuh Panti Asuhan Yatim Muhammidyah Kriyanan Wates

Dengan telah di surveinya seluruh nama-nama panti masukan dari Ketua Kelompok Wilayah tersebut, selanjutnya akan dilanjutkan dengan penggalangan dana dari anggota PPKBJ Yogyakarta.

Pengajian Ahad Pagi Masjid Al Yaqin Ngentak Bangunjiwo

PRM dan PRA Bangunjiwo Barat menggelar Pengajian Ahad pagi di Masjid Al Yaqin Ngentak Bangunjiwo, Sabtu 15/06/25.

Sebagai pemateri yaitu Feri Septianto, Lc., MH dari Nitikan Umbulharjo Yogyakarta Pada kesempatan tersebut antara lain mengingatkan kepada jamaah agar memanfaatkan nikmat harta dan sehat untuk beribadah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِا لشَّرِّ وَا لْخَيْرِ فِتْنَةً ۗ وَاِ لَيْنَا تُرْجَعُوْنَ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.”(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 35)

Disampaikan bahwa ujian dari Allah tidak hanya berupa kekurangan, tetapi juga kelebihan. Agar manusia senantiasa sabar dan syukur.

Dikisahkan 3 orang bani Israel yang diuji oleh penyakit kulit, kepala botak dan tuli. Allah mengutus malaikat untuk mengunjungi ketiga orang tersebut. Yang pertama dikunjungi yang berpenyakit kulit, ditanya apa yang diinginkannya, yaitu sembuh dari penyakit kulitnya. Kemudian atas ijin Allah disembuhkan dari penyakit kulit tersebut. Kemudian dilanjutkan pertanyaan mau minta apa lagi, dan minta harta. Kemudian diberikan harta yang cukup.

Demikian juga dilakukan hal yang sama kepada 2 orang yang lain. Selanjutnya, malaikat menguji kembali kepada ketiga orang tersebut dengan menyamar sebagai orang sakit dan meminta bantuan kepada orang tersebut.

Singkatnya, kisah 2 orang tersebut tidak lulus ujian dan 1 orang yang lulus karena mau bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.

Hikmahnya, nikmat harus diikat dengan bersyukur.

Ustadz Feri Septianto, Lc., MH menyampaikan materi dengan tema:”Harta dan Sehat, nikmat atau ujian?”

Praktisi Mengajar di SMKN 1 Wonosari, Dorong Siswa Pahami Akuntansi Pemerintahan

Alhamdulillah, kembali menjadi guru tamu dalam event Praktisi Mengajar di SMKN 1 Wonosari Jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga, Kamis 12/06/25.

Pada kesempatan tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas XI. Adapun materinya “Tata Kelola Akun Laporan Keuangan Pemerintah” Sesuai SKKNI No 264 Tahun 2023.

Kepala Sekolah SMKN 1 Wonosari, Bapak Drs. Moh Rokhis menyambut baik atas event tersebut, guna menambah wawasan atas implementasi akuntansi keuangan dan lembaga.

Sementara itu, Waka Humas Bapak Yudi Ristanto, S.Pd yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut berpesan kepada peserta untuk memperhatikan secara serius dan sungguh-sungguh materi yang akan disampaikan. Sebagai bekal kelak bila terjun di lapangan.

Sebelum materi disampaikan, diadakan Pre-test untuk mengetahui pengetahuan siswa-siswi atas materi yang akan disampaikan. Pre-test diikuti oleh 81 siswa. Terdapat 1 siswa dengan nilai sempurna (100) atas nama Alfiah Khoirun Nisa’.

Sementara itu untuk peringkat kedua dan ketiga dengan nilai sama sebesar 92 atau benar 12 dari 13 soal. Yaitu Novenda Larasati dan Foubblev.

Setelah selesai pemaparan materi, diadakan tanya jawab. Salah satu pertanyaannya yaitu bagaimana perlakuan atas uang sitaan hasil korupsi dan mekanisme penyetoran ke kas negara.

Adapun Uang sitaan hasil korupsi merupakan aset yang diperoleh melalui tindakan korupsi dan disita oleh pihak berwenang sebagai bagian dari proses penegakan hukum.

Uang sitaan hasil korupsi disimpan dalam rekening khusus yang dikelola oleh pihak berwenang, seperti Kejaksaan atau Pengadilan. Setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), uang sitaan hasil korupsi disetorkan ke kas negara. dan menjadi bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Uang hasil sitaan korupsi digunakan untuk kepentingan negara, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, atau kesehatan.

Ketua Konsentrasi Keahlian Akuntansi, Ibu Siti Isrongiyatun Zuraroh, S.Pd yang mendampingi pelaksanaan kegiatan sampai selesai, berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan sangat bermanfaat bagi siswa.